Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Masa Putih Abu-Abu

Gambar
Benar kata orang, bahwa masa putih abu-abu adalah masa yang mengesankan Masa yang terlalu sulit untuk di lupakan Masa dimana proses menemukan jati diri yang sesungguhnya, masa paling labil dan masa-masa ketika "sebuah rasa" tumbuh di dalam hati Masa putih abu-abu ku diawali dengan lamanya mendapatkan seorang teman Yaa.. karena sifatku yang notaben.nya pendiam Satu bulan, dua bulan berlalu belum juga ku dapati teman yang memang ngena di hati Hingga akhirnya aku cukup dekat dengan "Dewi", karena dia adalah teman SMP dari Nuri yang saat itu menjadi teman sebangku ku Berawal dari Dewi, hingga berlanjut ke Tifani, Enung, Anggita dan Rima Dari 5 orang itu, aku menjadi tak kesepian lagi Konyol dan apalah namanya, yang pasti aku bahagia bersama mereka Hingga suatu hari, kami mendeklarasikan sebagai PT PESEK (Persatuan Siswa Edukatif dan Koplak) *kalau gak salah itu kepanjangannya Persahabatan ini tidak lah adem ayem Yaa... beberapa kali ada gesekan-gesek...

Pertemuan Hari Ini

Setelah sekian lama tak berjumpa Akhirnya, ada kesempatan lagi untuk bisa bertemu Meski tak lengkap, tetapi aku bahagia Bisa mendengar cerita-cerita kalian Ahh.. maafkan aku yang sedari tadi hanya diam seribu bahasa Karena aku tak tau, harus mulai berbicara apa Cukup bagiku hanya dengan mendengar kalian bercerita Cukup bagiku bisa melihat kalian tertawa lagi Seperti biasa, di tempat yang sama selalu ada momen bahagia salah satu dari kita Yaa... momen ulang tahun Entah sejak kapan di deklarasikan bahwa setiap kali dari kita ulang tahun, pasti di tempat itu (Emmm... memang tidak semua dari kita sih) Ahhh... mungkinkah di awali tanggal itu Bahagia rasanya, bertemu kalian Meski hanya pertemuan yang sangat singkat Karena aku dan kalian harus kembali lagi dengan rutinitas masing-masing Rutinitas kuliah dan kerja Ahh.. masih teringat ketika kamu mengatakan Besok-besok kalau kita ketemu lagi, bawa pasangan masing-masing Hehehehe... aku jadi membayangkan Pasti akan seru ...

Selamat Tinggal Yoochun dan Yui

Gambar
Park Yoochun dan Yui Yoshioka Ahh... kedua orang ini tak pernah alpa dari keseharian ku selama masa SMK Bagaimana tidak? Di sekolah maupun di rumah, tak henti hentinya memutar  lagu "JYJ" (baca: boyband Yoochun) dan YUI Hingga salah satu teman kelas merasa bosan jika aku memutar lagu itu Tapi aku mah cuek saja, kan aku nggak bosen *eh :D Tak berhenti hanya memutar lagu mereka saja, tetapi setiap kali ada koneksi internet selalu download tentang mereka Entah itu MV ( Music Video) atau hanya sekedar foto-foto mereka dan mengedit foto mereka Ahh... berasa menjadi orang yang  selo banget dulu  Ini dia beberapa editan yang masih tersisa..  Hampir selama 3 tahun lamanya menjadikan mereka berdua sebagai idola, yang selalu di kagumi Selalu dibicarakan tanpa henti-hentinya Hingga suatu hari... setelah masuk di perguruan tinggi dan mendengar seorang ustadz mengatakan bahwa (dengan bahasa sendiri) "idola bagi seorang muslim itu hanya satu, yai...

Allah, Kuatkan Aku

Dikala kepenatan datang menghampiriku Dikala amanah-amanah itu menantiku Kuatkan lah aku...genggam erat aku Jangan biarkan aku terjatuh Jangan biarkan aku mengeluh Ya Allah... ketika ku mulai merasa amanah itu terlalu berat Rangkul aku dalam dekapan cinta Mu Agar aku bisa tersenyum menjalaninya Karena hanya satu yang ku inginkan Yaitu mendapat ridho dariMu Ya Rabbi, ketika aku mulai goyah Ketika aku ingin lari darinya Cegah aku... tahan aku Bimbing aku untuk bisa kembali Yakinkan aku bahwa akan ada secercah cahaya di balik ini

Rumahku, asing bagiku

Gambar
Dikala kepenatan mulai merasuki Tak ada tempat yang nyaman Selain berada di rumah cinta Rumah yang mampu membuat semangat kembali berkobar Lewat senyuman manis mereka Tapi entah mengapa... Aku masih asing dengannya Ketika pintu terbuka lebar untukku Aku perlahan menjauh darinya Hatiku masih belum terpaut padanya Bagiku, rumah cinta ku terasa jauh Padahal aku sangat mendambakannya Padahal aku sangat berharap Mampu menjadi bagian darinya Menjadi keluarga seutuhnya Mungkin, hanya waktu yang bisa menjawab Kapan rumah itu tak lagi asing bagiku Kapan rumah itu menjadi rumah cinta yang sesungguhnya bagiku Aku hanya akan terus menunggu Hingga waktu membuatku nyaman di dalam rumah cinta itu                                               By: YPn Senin, 16 Februari 2015 jam 21.31