Maaf, karena aku seorang introvert




Hari ini aku ingin membahas tentang salah satu kepribadian manusia. Yapp sesuai judul pastinya, introvert. Pasti sudah pernah dengar kan ya apa itu introvert? Menurut C.G Jung introvert adalahsikap atau karakter seseorang yang memiliki orientasi subjektif secara mental dalam menjaani kehidupannya. Kepribadian introvert cenderung menyukai kondisi yang tnang, senang menyendiri, reflektif terhadap apa yang di lakukan. Orang dengan kepribadian intorvert memiliki kecenderungan untuk menjauhi interaksi dengan hal-hal yang baru.
Berdasarkan psyline (psikologi online), beberapa ciri-ciri introvert adalah:
1. Pendiam dan suka menyendiri
2. Introvert tidak menyukai pembicaraan yang ringan
3. Introvert tidak menyukai dering handphone
4. Introvert tidak langsung membalas pesan dari seseorang
5. Introvert merasa keramaian membuatnya gila
6. Introvert lebih nyaman untuk hang out dengan sedikit orang
7. Introvert suka mengamati keadaan seitar dengan sangat cermat
8. Introvert cenderung suka menulis
9. Introvert cukup jago dalam menebak karakter orang
10. Introvert akan banyak berpikir sebelum bicara

Kenapa aku membahas tentang introvert? karena aku ingin sekedar berbagi pengalaman yang mungkin tak bisa ku bagi secara langsung kepada orang-orang disekitarku. Aku adalah tipe orang yang introvert (mmmm semoga tidak sampai ke introvert akut -_-)
Berdasarkan ciri-ciri di atas, aku ingin menguraikan apa yang sesuai dengan ku
1. Introvert itu pendiam dan suka menyendiri
yaa ini memang sifat yang menonjol bagi seorang introvert, begitu pun dengan aku.
“Ihh kok diam aja sih, mbok ngomong”
“Mbok jangan sendirian to, gabung sini sama kita-kita”
“Kalau ada apa-apa, cerita lah jangan disimpan sendirian”.
Pernah kalian mendapat komentar seperti kalimat diatas?
Ini adalah komentar-komentar yang seringkali aku dapakan, tidak hanya di lingkungan baru, akan tetapi juga di lingkungan yang bertahun-tahun aku ada disana.
Perlu kalian ketahui, aku diam bukan karena aku tak ingin bersosialisasi dengan kalian. Aku diam karena aku tak tahu bagaimana cara ku untuk memulai pembicaraan dengan kalian. Aku lebih memilih diam, karena aku takut jika nanti ucapanku tak berkenan di hati kalian.
Aku suka bicara, ketika ada topik yang memang itu aku sukai. Bahkan aku bisa bercerita panjang kali lebar jika tentang hal itu. Mmmm contohnya tentang sriwijaya FC mungkin atau pun bisa hal lainnya :D
Perlu kalian tahu saat aku berkumpul dengan kalian, sebenarnya aku juga ingin berbicara dan bercanda dengan kalian tapi aku takut untuk memulai. Bagi sebagian orang yang tak mengenalku, mungkin akan segan untuk berbicara pada ku. Tapi justru itu semakin membuatku tak nyaman berada di lingkungan itu. Aku ingin kalian tahu, bahwa aku terbuka ketika kalian berbicara padaku dan sebenarnya itu yang aku inginkan, ada orang yang memulai pembicaraan dengan ku.
Suka menyendiri..yaa itu juga terjadi padaku. Jika ditanya alasan kenapa suka menyendiri, jawabannya adalah karena dalam kesendirian ku aku menemukan keramaian yang sesungguhnya. Aku menyendiri bukan hanya sekedar melamun, tapi dalam kesendirian ku ada imajinasi yang begitu luas yang ku ciptakan sendiri. Terkadang, ketika aku terpaksa untuk pergi keluar dan berkumpul bersama banyak orang itu membuat ku merasa tak nyaman, aku merasa tersiksa karena tak bisa menjadi diriku sendiri dan dengan menyendiri lah aku bisa memulihkan energi ku dari kelelahan akibat rasa tak nyaman itu. Dengan menyendiri, aku bisa menciptakan kebahagiaan ku, yang sejujurnya ingin aku capai dalam dunia nyata. Menyendiri adalah obat bagiku disaat kesedihan mampir dalam hidupku.

2. Introvert tidak menyukai dering handphone
Yaaa.. kebiasaan ku ketika ada telepon masuk, aku lebih memilih untuk menekan tombol “diam” dan membiarkannya. Seolah-olah tak ada yang menelpon. Aku paling anti dengan nada dering yang menunjukkan telepon masuk, karena aku tidak suka berbicara lewat telepon. (untuk lebih jelasnya, tentang ini akan dibahas nanti yaaa )

3. Keramaian membuatnya gila
Seorang dengan kepribadian introvert apabila harus berada di keramaian, membuatnya tak nyaman, membuat hatinya selalu bergejolak. Rasanya ingin keluar dari keramaian yang menyesakkan dada. Inilah yang juga terjadi pada ku.
Jika aku harus memilih di rumah tanpa teman atau pergi ke tempat keramaian, aku akan memiilih untuk di rumah meski hanya sendirian. Aku tak suka keramaian, karena keramaian cenderung membuatku tak bisa leluasa mengekspresikan diriku. Rasanya ada perang yang berkecamuk dalam diriku ketika aku harus berada di keramaian yang itu tak ku sukai. Aku tak bisa bebas, aku tak bisa menjadi diriku sendiri jika aku berada dalam keramaian, dan itu yang membuat ku lelah.
Kalian tahu kenapa aku tak suka berada di keramaian?
Jawabannya adalah karena aku tak suka menjadi asing dalam keramaian itu. Kenapa asing? karena pasti aku juga hanya akan diam, sedangkan kalian akan tertawa lepas dan pada akhirnya aku hanya akan kesepian diantara keramaian. :’(

MMMM... mungkin hanya ini yang bisa ku utarakan, masih banyak sebenarnya hal-hal yang bisa dibahas terkait kepribadian seorang introvert, yang dalam hal ini adalah tentang kepribadian ku. Ingat ya......ini tak bisa digeneralisasikan, karena apa yang ku tulis ini hanyalah apa yang aku rasakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan Ku

Menjadi Pemimpin?

Bahagia, Menjadi Keluarga Al Fatih :)